Harga Jual Rumah Terpengaruh Pelemahan Rupiah ?

Harga Jual Rumah Terpengaruh Pelemahan Rupiah

Menurut Theresia V. Rustandi, Wakil Ketua Umum Bidang Komunikasi & Pengembangan Usaha Real Estate Indonesia (REI), kecenderungan para developer masih menahan diri untuk menaikkan harga jual rumah, karena memang mereka sedang melihat pasar sedang tidak bergairah untuk membeli properti. Kita memang saat ini belum mau untuk menaikkan harga karena memang pasar sedang jelek, dan tidak kondusif, jadi jangan sampai nanti jika kita menaikan harga justru malah nantinya tidak akan ada yang membeli, ujar Theresia.

Theresia mengatakan, tidak sedikit pengembang yang menjual produknya dengan harga lama. Walaupun merosotnya nilai rupiah dipastikan akan mempengaruhi biaya produksi seperti bahan baku dan konsultan proyek. Theresia juga menjelaskan, jika dibandingkan dengan pelemahan rupiah pada tahun 2008 lalu pelemahan rupiah tahun ini masih belum masuk ke tahap krisis sehingga ia meminta semua pihak untuk tidak terlalu pesimis dengan keadaan yang ada. Namun ia juga mengingatkan pemerintah untuk segera mengatisipasi masalah ini dengan cepat dan dengan langkah pasti.

Pemerintah jangan membuat aturan yang dapat membuat pasar pesimis. Misalnya dengan mengeluarkan aturan tentang pajak PPH 21 yang ternyata membuat pasar menunggu untuk membeli properti, ujar perempuan yang juga menjabat sebagai Corporate Secretary PT Intiland Development Tbk tersebut. Sementara menurut Ali Tranghanda Executive Director Indonesia Property Watch, turunnya nilai tukar rupiah sebenarnya berpengaruh terhadap harga perumahan premium dan apartemen karena memang kedua kelas hunian ini banyak menggunakan bahan material impor.

Ia mencontohkan seperti penggunaan keramik dari Italia yang kerap digunakan pada apartemen mewah dan perangkat sanitaser. Dengan naiknya beberapa bahan material ini Ali memperkirakan rata-rata harga rumah untuk dikelas premium akan naik sekitar 20 persen. Namun lanjut Ali, fenomena ini justru tidak adakan berpengaruh kepada rumah-rumah untuk di kelas menengah kebawah, pasalnya rumah untuk di kelas ini masih banyak menggunakan bahan material lokal. Untuk rumah-rumah menengah ke bawah, hampir 99 persen bahan materialnya menggunakan produk lokal, kata Ali.


Melihat fenomena ini, Ali mengungkapkan dirinya berharap pemerintah bisa memberikan kemudahan-kemudahan atau insentif untuk masyarakat agar mau membeli perumahan di kelas menengah kebawah. Pasalnya perumahan kelas ini lah yang dapat menggerakan bisnis properti dalam negeri saat ini.

Diperkirakan Membaik Tahun 2019

Sementara menurut Senior Associate Director Leads Properti Arifin Hiantaro, bisnis properti akan kembali bertumbuh signifikan dalam dua tahun ke depan atau pada tahun 2019. Untuk tahun 2018 mendatang ia memperkirakan bisnis properti akan masih berjalan pelan atau sama seperti tahun ini. Tahun depan pergerakan belum kencang. Rata-rata pengembang akan memasang target pendapatan sama seperti tahun sebelumnya , ujar Arifin. Arifin mengatakan, dibukanya keran kepemilikan properti oleh orang asing juga mampun membuat industri properti bergairah.

Namun, efeknya tidak akan terlalu besar, karena tergantung kepada seatraktif apa regulasi yang dikeluarkan pemerintah. Menanggapi pro dan kontra tentang isu kepemilikan properti oleh orang asing, Arifin mengatakan sebaiknya hal tersebut jangan dibesar-besarkan karena menurutnya Indonesia sudah tertinggal dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara dalam hal masalah ini. Pemerintah perlu melihat dengan jeli adanya peluang pasar dari luar negeri. Toh saat ini sudah terjadi fenomena kepemilikan properti di Indonesia oleh orang asing yang mengatas namakan penduduk lokal, kata Arifin .

Genset Membuat Harga Jual Rumah Stabil

Sebenarnya ada cara jitu untuk mecegah harga jual rumah jatuh akibat melemahnya rupiah, salah satu cara yang bisa digunakan dengan memberikan fasilitas tambahan berupa genset untuk rumah. Pembeli merasa sangat senang jika ternyata membeli rumah yang sudah ada gensetnya, karena mereka tidak khawatir lagi ketika ada gangguan listrik di siang maupun malam hari. Lagi pula, harga genset solar yanmar kecil untuk rumah tidak terlalu mahal, pengusaha properti masih tetap untung bila memberikan fasilitas ini.

Back to Top